Banner IDwebhost

Geger !! Korban Gantung Diri Di Kedungwaringin

Kedungwaringin Bekasi – Di Duga Hanya Karena tak kuat menahan cobaan Hidup, Seorang Pria Tewas Gantung Diri di Pintu Air Irigasi Kampung Babakan Rt. 003/001 Desa Kedungwaringin Kec. Kedungwaringin Kab. Bekasi, Selasa 26/12/2023.

Akibat kejadian tersebut IPDA RA. M. Ramdhan Pamdal/Kanit Binmas
Dengan di bantu Serka Anim Babinsa Koramil 13 Kedungwaringin langsung melakukan pengecekan TKP.

Menurut NESIN, (65), warga Kp. Pacing Plawad Rt. 005/006 Desa Waringin Jaya mengatakan saat mau berangkat ke sawah saya pikir boneka di gantung di jembatan, lalu saya panik memanggil orang-orang kampung yang lainnya

Hal senada juga di katakan RENI (27) ia mengira mainan,” Kata Reni

Di lokasi IPDA RA. M. Ramdhan Pamdal/Kanit Binmas saat dimintai keterangan oleh awak media Mengatakan Korban adalah seorang laki-laki usia sekitar 35 tahun untuk saat ini belum diketahui identitasnya, korban menggunakan kaos lengan panjang berwarna biru, pamdal menyebut awalnya saya mendapatkan laporan dari Bimaspol H.Asep karna warga melaporkan via telp ada Warga Gantung Diri sekitar pukul 09:00 pagi, kemudian kami menghubungi tim Inafis Polres Metro Bekasi Sesampainya di TKP, didapati seorang laki-laki menggunakan kaos lengan panjang berwarna biru dalam keadaan meninggal dunia diduga karena Gantung diri menggunakan tali tambang berwarna orange, guna penanganan lebih lanjut Tim INAFIS langsung mendata korban.

Di lokasi Babinsa Serka Anim Koramil 13 Kedungwaringin menyampaikan kuat dugaan korban bukan warga setempat, karna kalau warga Kedungwaringin saya paham betul,” Ucap Anim

Kurang dari satu jam saat menerima konfirmasi dari Tim INAFIS, Anggota Bimas H. Asep menyampaikan
Dari Hasil Data Tim INAFIS korban di ketahui warga asal Bogor, Korban bernama Saefudin , Jadi bukan warga Kedungwaringin, soalnya saat di TKP semua orang yang datang melihat tak ada yang mengenali korban, Kata H Asep

Akibat kejadian tersebut,lebih lanjut Korban di bawa ke RSUD kabupaten Bekasi, sambil menunggu keluarga korban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *