Banner IDwebhost

Kesal BBM Dicuri, Supir Tangki Lemparkan Pisau ke Pencuri

DUMAI – JS (37) ditemukan tewas di Jalan Arifin Ahmad, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai, Jumat (1/12/2023) dini hari. Korban diduga pelaku pencurian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar.

“Peristiwa tewasnya JS bermula dari rencana pemilik tangki berinisial MS (34). MS berinisiatif menjebak maling yang kerap melakukan aksi pencurian BBM mobil tangki miliknya,” kata Kapolres Dumai, AKBP Dhovan Oktavianton melalui Kapolsek Dumai Timur AKP Yusup Purba SH MH, Sabtu (02/12).

AKP Yusup menyebutkan, MS ini kesal sama maling yang sudah berulang kali mencuri BBM dari mobil tangki miliknya. Karena itu dia membuat rencana untuk mengetahui maling yang sering menyatroni mobil tangki miliknya.

“Dia juga berencana melampiaskan kekesalannya kalau pelaku tertangkap,” ujar AKP Yusup.

Kapolsek menerangkan, kemudian MS memutuskan untuk berjaga semalaman di mobil tangkinya. Sekitar pukul 02.00 WIB, MS melihat pelaku yang diketahui bernama JS (37) sedang mengendap-endap sambil membawa jerigen minyak ke arah mobil tangki miliknya.

“Mendapati JS kembali mencoba melakukan aksi pencurian, MS mencoba melemparkan sebuah besi panjang dari tempat persembunyiannya, namun lemparan tersebut meleset,” terang Kapolsek.

Diungkapkan AKP Yusup, mengetahui aksinya diketahui, JS langsung kabur. MS yang tak lagi mampu membendung emosinya berusaha mengejar JS yang sudah lumayan jauh. Kemudian MS kembali melemparkan sebuah pisau dan naas mengenai ketiak sebelah kanan JS.

“Dari pengakuan MS, pisau yang dilemparnya itu mengenai badan JS dibagian ketiak kanan dan tumbang karena kehabisan darah,” ungkap AKP Yusup.

Kapolsek menegaskan, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pihaknya melakukan tindakan penahanan terhadap MS.

“MS dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara,” tegas Kapolsek.

(red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *