Banner IDwebhost

Pipa Diperbaiki Masyarakat Senang dan Beragam Ucapkan Terima Kasih

BOGOR (HTC) – Antusias dan rasa bahagia ratusan warga RW 010 Kampung Muara Lebak, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat terlihat dari raut wajahnya. Pasca pihak Forkopimda dalam hal ini pihak Kepolisian, TNI serta Satpol PP merespon cepat keluhan dan hadir ditengah masyarakat untuk menengahi polemik pipa bocor.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso memimpin langsung musyawarah bersama Muspika Bogor Barat, Perumda Tirta Pakuan, Tokoh Masyarakat serta perwakilan warga.

Alhasil, ratusan warga bisa kembali mendapatkan kembali aliran dari pipa PDAM yang sejak 3 Oktober hingga hari ini sudah 8 kali di bocorkan atau dirusak oleh oknum yang mengaku sebagai ahli waris.

Ketua RW 010, Adam sangat mengapresiasi dengan respon cepat  yang dilakukan oleh pihak Kepolisian, TNI serta Muspika dalam menangani permasalahan kebocoran pipa. Warga sangat senang dan mengucapkan terimakasih atas bantuan dari pihak yang hari ini hadir membantunya.

“Kami mewakili warga di RW 010, mengucapkan terimakasih banyak atas support dan bantuannya kepada Polresta Bogor Kota, TNI, Satpol PP, PDAM serta Muspika yang sudah memberikan kenyamanan untuk melalui mediasi hingga akhirnya masyarakat yang kurang lebih 515 KK disini bisa mendapatkan haknya kembali yaitu aliran air yang normal kembali untuk menopang kehidupan dikeluarganya, dan untuk antisipasi pihak Polresta menempatkan personilnya selama 1×24 jam dilokasi,” paparnya pada media, Jum’at (3/11/23).

Senada juga disampaikan Mey warga asli di RT 003 RW 010 yang sudah puluhan tahun tinggal di Kampung Muara Lebak di gang Jembatan Ledeng ini. Ia juga bersyukur atas adanya perbaikan pipa bocor, hingga akhirnya warga bisa menggunakan seperti biasanya.

“Pasca dirusaknya pipa air ini, kami sangat merasa dirugikan dan sangat fatal juga bagi kelangsungan hidup warga, yang notabene sebagai sumber kehidupan yang utama. Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang turut membantu hingga adanya perbaikan pipa yang bocor dan saya harap kedepannya aman kondusif,” harapnya.

Salah seorang Tokoh Masyarakat, H Sihabudin mengucapkan syukur alhamdulillah atas perbaikan kebocoran pipa air milik Perumda Tirta Pakuan, ia mendapatkan banyak laporan awalnya dari warga bahwa ada pengrusakan pipa.

“Alhamdulillah kami mewakili warga sangat mengapresiasi dengan adanya perbaikan pipa ini, meski awalnya ada kekisruhan dari warga yang merasa emosi dengan adanya pengrusakan, tapi warga bisa diredam dan mengutamakan musyawarah. Kami berharap, kedepannya selain dilakukan pemantauan, juga kami meminta untuk segera menyelesaikan permasalahan ini, jangan berlarut-larut, jangan ujungnya warga yang dirugikan,” tegasnya.

Di waktu yang sama, Armansyah selaku tokoh pemuda di lingkungan Kampung Muara Lebak, ia acungkan jempol atas respon cepatnya kepada semua pihak seperti jajaran kepolisian, TNI hingga pihak Perumda Tirta Pakuan yang sudah melakukan perbaikan pipa dirusak oleh oknum tidak bertanggungjawab.

“Bangga atas respon cepat yang dilakukan oleh jajaran Polresta Bogor Kota serta semua pihak yang telah merespon atas keluhan masyarakat. Awalnya warga tidak terganggu dengan permasalahan antara ahli waris dengan pihak PDAM, tapi karena yang dirusak akses jalan warga satu-satu dan bisa dicegah warga, lalu pindah merusak pipa, ini yang menyulut emosi warga,” kata Arman.

Pihaknya baru mengetahui, ternyata ini adalah permasalahan hukum, tapi kemudian berkembang kearah pengrusakan asset Fasum. Ia menyatakan, tidak ada keberpihakan kepada siapapun, tapi ia menginginkan permasalahan cepat selesai.

“Sekali lagi kami sampaikan ucapan terimakasih kepada semua jajaran Polresta Bogor Kota yang sudah menurunkan personilnya di lokasi ini, dan salut kepada Kapolresta Bogor Kota juga yang sudi hadir untuk merespon warga kami, saya juga berharap kedepannya permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik pula,” tukasnya.

Kehadiran Forkopimda dalam hal ini untuk memastikan adanya persoalan terkait sengketa lahan antara Perumda Tirta Pakuan dan Ratnaningsih selaku ahli waris yang mengklaim sebagai pemilik lahan yang tanahnya tepat berada dibawah Jembatan Ledeng (Saluran Pipa), hal itu digelar guna mencari jalan tengah dan solusi atas adanya aksi protes warga sekitar beberapa waktu lalu yang menginginkan kebocoran pipa untuk segera diperbaiki.

Dalam hal ini, Polresta Bogor Kota memastikan bakal melakukan pengamanan dalam proses perbaikan kebocoran pipa PDAM yang sudah dipotong oleh ahli waris beberapa waktu lalu, hingga menyemburkan volume air yang cukup besar sehingga terkesan mubazir.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *