Banner IDwebhost

Tim Ojoloyo Tangkap DPO Kasus Narkoba di Sumatra Utara 

KAMPAR (HTC) – Satnarkoba Polres Kampar (Tim Ojoloyo) kejar dan tangkap pelaku narkoba sampai ke Dusun 3 Desa Sipaku Area Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan Provinsi Sumatra Utara, Rabu (27/9/2023) lalu sekira pukul 13.00 WIB.

Pelaku berinisial DI (27) warga Desa Sipaku Area Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan ini sudah menjadi DPO Satnarkoba Polres Kampar sejak Kamis (14/9/2023) lalu. Sebelumnya telah ditangkap pelaku YU di Jalan PT BSB Rayon B Desa Danau Lancang Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar.

“Benar pelaku kita tangkap di Provinsi Sumut, ini hasil pengembangan dari penangkapan pelaku YU,” ujar Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja melalui Kasat Narkoba AKP Aprinaldi.

Awalnya, pelaku YU kita tangkap pada Kamis (14/9/2023) lalu sekira pukul 17.20 WIB di Desa Danau Lancang Kecamatan Tapung. Darinya berhasil diamankan barang bukti 15 paket sabu-sabu.

“Barang haram itu ditemukan di dalam knalpot racing yang dibawa pelaku YU,” ungkapnya.

Kemudian dilakukan penyidikan terhadap pelaku dan ditemukan barang bukti berupa transfer atau pengiriman uang pembelian narkotika yang dilakukan oleh pelaku YU kepada pemilik rekening BRI berinisial DK.

“Berdasarkan hal tersebut, kemudian tim melakukan penyelidikan terhadap penilik rekening tersebut dan akhirnya diketahui bahwa keberadaannya di Asahan Sumatra Utara,” tambah Kasat.

Lebih lanjut kita lakukan pengembangan dan akhirnya pada hari Rabu (27/9/2023) lalu sekira pukul 13.00 WIB, pelaku kita tangkap di rumahnya. ” Pelaku saat kita introgasi mengakui barang bukti berupa sabu yang ditangkap dari pelaku YU adalah miliknya,”terangnya.

“Pelaku ini mengirim sabu dengan cara memasukkan barang tersebut kedalam kenalpot racing. “Dan barang tersebut dia dapat sebelumnya dari UC (DPO) di Kisaran,” tambahnya lagi.

Kemudian pelaku dan barang bukti di bawa ke Polres Kampar untuk penyidikan lebih lanjut. “Pelaku kita sangkakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas AKP Aprinaldi.

(ES)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *