Kawal Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran Desa Liang, Polsek Kota Bangun Pastikan Distribusi Logistik Aman dan Tepat Sasaran

Kukar – Personel Polsek Kota Bangun bersinergi dengan TNI melakukan pengawalan ketat dalam kegiatan penyaluran bantuan logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara bagi warga terdampak kebakaran di Dusun Kampung Baru, Desa Liang RT 011, Jumat (24/04/2026).

Langkah pengamanan ini dilakukan untuk menjamin ketertiban di Posko Penyaluran Bantuan serta memastikan seluruh paket sembako diterima langsung oleh warga yang berhak tanpa kendala teknis di lapangan.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel Polri di lokasi pengungsian merupakan bagian dari operasi kemanusiaan pascabencana. Kehadiran polisi bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi petugas penyalur maupun warga penerima manfaat.

“Sejak hari pertama musibah hingga tahap pemulihan saat ini, personel Polsek Kota Bangun, khususnya Bhabinkamtibmas, terus bersiaga di lokasi. Fokus kami adalah memastikan distribusi bantuan logistik dari BPBD berjalan tertib, adil, dan tepat sasaran kepada para korban,” ujar AKP Asnan Rusmawan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan BPBD Kukar, Camat Kota Bangun, dan Camat Kota Bangun Darat. Dalam prosesnya, personel Polsek Kota Bangun tidak hanya melakukan pengamanan fisik, tetapi juga membantu koordinasi data antara pengelola posko dengan instansi terkait guna menghindari terjadinya duplikasi atau ketidakteraturan data penerima.

“Sinergi antara Bhabinkamtibmas dan Babinsa di lapangan sangat krusial dalam mendampingi perangkat desa saat pembagian sembako. Kami ingin memastikan situasi psikologis warga tetap terjaga kondusif di tengah masa sulit ini,” tambah Kapolsek.

Selain pengawalan logistik, petugas kepolisian di lapangan juga aktif memberikan imbauan Kamtibmas agar warga tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan di sekitar area pengungsian. Polisi memastikan bahwa negara hadir melalui jajaran kepolisian untuk memberikan perlindungan maksimal bagi penyintas kebakaran.

Langkah sigap kepolisian ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena proses pembagian bantuan dapat berlangsung cepat tanpa adanya antrean yang semrawut.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *