PEKANBARU – Polda Riau dan jajaran akan tindak tegas pelanggar yang tidak tertib aturan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2024.
Dirlantas Polda Riau, Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat SIK MH melalui Plh Kasat PJR, Kompol Ari Prayitno SIK MIK mengatakan, tujuan Ops Keselamatan LK 2024 untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan.
“Operasi ini bukan untuk kepentingan Polri, tetapi hanya semata-mata demi keselamatan masyarakat pengguna jalan raya,” ujarnya.
Sat PJR Ditlantas Polda Riau berharap operasi ini bisa menumbuhkan instropeksi diri dari masyarakat terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan terhindar dari fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
11 Target Ops Keselamatan LK 2024
1. Berkendara menggunakan handphone,
2. Pengemudi/pengendara di bawah umur,
3. Sepeda motor berboncengan lebih dari 1 orang,
4. Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi mobil yang tidak menggunakan safety belt,
5. Berkendara dalam pengaruh alkohol,
6. Berkendara melawan arus,
7. Berkendara melebihi batas kecepatan,
8. Kendaraan yang over dimension dan overloading,
9. Sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis,
10. Kendaraan yang menggunakan lampu isyarat (strobo) dan isyarat bunyi (sirene),
11. Kendaraan yang menggunakan pelat nomor khusus/rahasia.
Menurutnya, setiap harinya roda 2 masih mendominasi dengan tidak menggunakan helm SNI rata rata minimal 70%. Dari pelanggaran lainnya seperti kendaraan yang tidak menggunakan knalpot sesuai spestek dan melawan arus dan kendaraan roda 4 tidak mempergunakan safety belt.
Disebutkan Kompol Ari, permasalahan keselamatan berlalu lintas merupakan isu kompleks yang memerlukan kerja sama dari semua pihak. Karena itu, kami meminta semua pihak untuk saling bekerja sama untuk selalu disiplin dan tertib aturan.
“Utamakan keselamatan saat beraktifitas dijalan raya. Semoga dengan terlaksananya Ops Keselamatan LK 2024 dapat menciptakan kondisi yang kondusif dalam berlalu lintas,” tuturnya.
(red)








